Pertanyaan
Saya adalah seorang pria berusia 59 tahun. Berapakah volume dan durasi mendengarkan yang disarankan untuk penggunaan headphone atau earphone? Bisakah mendengarkan musik melalui headphone dengan volume yang terlalu rendah merusak pendengaran kita? Selain itu, apakah ada latihan (Barat dan/atau Timur) yang dapat dilakukan untuk menjaga pendengaran tetap baik? Terakhir, apa saja tips umum untuk menjaga kondisi telinga kita agar tetap baik?
Jawaban
Suara diukur dalam satuan yang disebut desibel. Suara di bawah 75 desibel, bahkan dengan paparan yang lama, tidak mungkin menyebabkan gangguan pendengaran. Oleh karena itu, Anda tidak mungkin merusak pendengaran Anda akibat mendengarkan musik pada tingkat yang terlalu pelan.
Sebaliknya, paparan suara keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang tidak dapat dipulihkan, yang dikenal sebagai Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) atau Gangguan Pendengaran Akibat Bising. Ada 2 jenis NIHL. Jenis pertama adalah NIHL yang disebabkan oleh trauma akustik. Ini merujuk pada gangguan pendengaran akibat paparan satu kali terhadap tekanan suara yang tiba-tiba dan berlebihan, biasanya dari suara ledakan seperti tembakan senjata api dan petasan. Suara intens ini berkisar antara 140-150 desibel dan dapat merobek gendang telinga, merusak tulang-tulang kecil di telinga tengah, serta menyebabkan kerusakan permanen pada telinga dalam (koklea).
Jenis NIHL yang paling umum adalah gangguan pendengaran bertahap yang berkembang setelah paparan berulang terhadap suara keras (di atas 85 desibel) dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat berasal dari paparan di tempat kerja maupun aktivitas rekreasi seperti mendengarkan musik keras melalui headphone atau di konser dan klub malam yang bising. Banyak negara memiliki pedoman yang mewajibkan perlindungan pendengaran saat terpapar kebisingan di atas 85 desibel selama lebih dari 8 jam sehari.
NIHL yang berkembang secara bertahap sepenuhnya dapat dicegah dan menjadi semakin umum terjadi. Sebuah studi yang diterbitkan awal tahun ini di Singapore Medical Journal menemukan bahwa setidaknya satu dari enam pemuda Singapura berisiko kehilangan pendengaran mereka karena mendengarkan musik keras di pemutar portabel mereka. National Institutes of Health juga memperkirakan bahwa di Amerika Serikat, sekitar 15% warga Amerika berusia 20-69 tahun, atau 26 juta orang, mengalami gangguan pendengaran yang mungkin disebabkan oleh paparan kebisingan di tempat kerja atau melalui aktivitas rekreasi.
NIHL umumnya menyebabkan gangguan pendengaran yang lebih besar pada frekuensi tinggi dibandingkan pada frekuensi rendah. Biasanya, sensitivitas pendengaran yang paling terpengaruh berada pada kisaran 3, 4, dan 6 kHz. Hal ini dapat membuat sulit untuk mendengar suara tertentu, seperti kicauan burung. Tanda-tanda bahwa Anda mungkin mengalami NIHL meliputi pendengaran suara dan ucapan yang teredam, sering meminta orang lain untuk berbicara dengan keras dan pelan, kesulitan memahami apa yang dikatakan orang di lingkungan yang bising, serta harus memperkeras volume radio dan televisi untuk dapat mendengar. Mungkin juga terdapat suara berdenging atau mendengung di telinga Anda yang disebut tinnitus.
Cara terbaik untuk mencegah NIHL adalah dengan menghindari kebisingan yang keras. Ini berarti menghindari suara yang terlalu keras, terlalu dekat, atau berlangsung terlalu lama. Sebagai pedoman umum, gunakan perangkat pendengar pribadi tidak lebih dari 60 menit per hari. Gunakan headphone peredam bising (noise-cancelling), karena perangkat tersebut memblokir kebisingan latar belakang dan membuat Anda cenderung tidak menaikkan volume. Kecilkan volume suara; orang yang duduk di sebelah Anda seharusnya tidak dapat mendengar apa yang sedang Anda dengarkan. Jika seseorang harus berteriak agar Anda dapat mendengarnya, berarti musik Anda terlalu keras. Jika Anda pergi ke konser dan klub malam, menjauhlah dari pengeras suara dan beristirahatlah secara teratur dari kebisingan tersebut. Meskipun tidak ada latihan khusus (Barat atau Timur) untuk menjaga telinga dan pendengaran Anda dalam kondisi baik, kebiasaan-kebiasaan ini akan sangat membantu.
